KONFIGURASI IP ADDRESS

 

1. Pengertian IP Address

IP Address (Internet Protocol Address) adalah alamat unik yang diberikan pada setiap perangkat (komputer, laptop, HP, router, printer, CCTV) yang terhubung dalam jaringan agar perangkat tersebut dapat saling berkomunikasi dan bertukar data.

➡ IP Address ibarat alamat rumah dalam sebuah kota.
Tanpa IP Address, data tidak tahu harus dikirim ke mana.


2. Fungsi IP Address

  1. Identifikasi Host
    Menunjukkan identitas unik sebuah perangkat dalam jaringan.

  2. Alamat Lokasi
    Menunjukkan posisi perangkat dalam sebuah jaringan.

  3. Routing
    Membantu router menentukan jalur pengiriman data.

  4. Komunikasi Antar Perangkat
    Komputer dapat saling ping, transfer file, akses internet, dan sebagainya.


3. Jenis-Jenis IP Address

a. Berdasarkan Versi

1) IPv4 (Internet Protocol version 4)

  • Panjang 32 bit

  • Format: desimal, contoh:
    192.168.1.10

  • Jumlah kombinasi sekitar 4 miliar alamat

  • Masih paling banyak digunakan

2) IPv6 (Internet Protocol version 6)

  • Panjang 128 bit

  • Format: heksadesimal, contoh:
    2001:0db8:85a3:0000:0000:8a2e:0370:7334

  • Jumlah alamat sangat besar

  • Dipakai untuk menggantikan IPv4


b. Berdasarkan Sifatnya

1) IP Public

Alamat IP yang digunakan untuk mengakses internet dan diberikan oleh ISP.
Contoh: 36.72.190.14

2) IP Private

Alamat IP untuk jaringan lokal (LAN), tidak bisa langsung digunakan internet tanpa NAT.
Contoh range:

  • 10.0.0.0 – 10.255.255.255

  • 172.16.0.0 – 172.31.255.255

  • 192.168.0.0 – 192.168.255.255


4. Struktur IP Address (IPv4)

IPv4 terdiri dari 4 blok angka (oktet), misalnya:

192 . 168 . 1 . 10
Setiap blok berisi 0 – 255.


5. Subnet Mask

Subnet Mask adalah angka yang digunakan untuk membedakan network dan host dalam sebuah IP.

Contoh subnet mask umum:

  • 255.255.255.0 → /24

  • 255.255.0.0 → /16

  • 255.0.0.0 → /8

Subnet mask menentukan berapa banyak IP yang dapat digunakan dalam satu jaringan.


6. Gateway

Gateway adalah alamat IP router yang menjadi gerbang keluar jaringan lokal menuju jaringan lain, termasuk internet.

Contoh umum:

  • 192.168.1.1

  • 192.168.0.1


7. Cara Kerja IP Address

  1. Perangkat diberikan IP (static/dynamic)

  2. Router mencocokkan IP dan subnet

  3. Jika alamat berada dalam satu jaringan → komunikasi langsung

  4. Jika luar jaringan → dikirim melalui gateway

  5. DNS mengubah nama domain menjadi IP


8. Metode Konfigurasi IP Address

A. Konfigurasi DHCP (Otomatis)

DHCP = Dynamic Host Configuration Protocol
IP diberikan secara otomatis oleh router/server.

Cara kerjanya:

  • Perangkat meminta IP → router memberikan IP random dari range yang tersedia.

Ciri:
✔ Mudah
✔ Cepat
✔ Tidak perlu setting manual


B. Konfigurasi IP Static (Manual)

IP diatur secara manual oleh pengguna.

Digunakan untuk:

  • komputer lab

  • server

  • printer jaringan

  • CCTV

  • router


9. Cara Setting IP Address di Windows

Langkah-Langkah:

  1. Buka Control Panel

  2. Klik Network and Internet

  3. Pilih Network and Sharing Center

  4. Klik Change Adapter Settings

  5. Klik kanan pada Ethernet/Wi-Fi → Properties

  6. Pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4)

  7. Pilih:
    Obtain IP automatically → DHCP
    Use the following IP → Static

Contoh Setting IP Static:

ParameterNilai
IP Address192.168.1.10
Subnet Mask255.255.255.0
Default Gateway192.168.1.1
DNS Server8.8.8.8

Klik OK.


10. Cara Mengecek IP Address

1) Melalui Command Prompt

Buka CMD → ketik:

ipconfig

Untuk info lengkap:

ipconfig /all

2) Melalui Pengaturan Network

Setting → WiFi/Ethernet → Properties


11. Pengujian IP Address (Ping)

Untuk mengecek apakah perangkat terhubung jaringan, gunakan perintah:

ping 192.168.1.1

Jika Reply, jaringan bekerja.
Jika Request timed out, ada masalah pada jaringan.


12. Contoh Kasus Konfigurasi IP

Kasus: Menghubungkan 2 Komputer

Komputer A:
IP: 192.168.10.1
Subnet: 255.255.255.0

Komputer B:
IP: 192.168.10.2
Subnet: 255.255.255.0

→ Keduanya dapat saling mendeteksi dengan ping.


13. Rangkuman

  • IP Address = alamat perangkat pada jaringan

  • Dua versi: IPv4 & IPv6

  • Dua tipe: Public & Private

  • Subnet mask membagi network & host

  • Gateway adalah pintu jaringan keluar

  • IP dapat diatur otomatis (DHCP) atau manual (Static)

  • Pengujian koneksi menggunakan perintah ping

Komentar

Postingan populer dari blog ini

📸 Aplikasi Fotografi dan Videografi dalam Informatika

🎬📸 Penjabaran Fotografi dan Videografi

SISTEM KOMPUTASI